Menjadi Copywriter : Menguasai Skill Copywriting Dalam 1 Jam

Belajar copywriting ? Penting gak sih ? Penting dong !

Semua pelaku usaha baik konvensional maupun digital membutuhkan skill copywriting baik itu untuk konten artikel atau promosi produk dan jasa dari pelaku usaha tersebut.

Pada dasarnya copywriting bisa dipelajari dan dikembangkan oleh semua orang, tidak peduli orang awam sekalipun.

Untuk mempelajari, mungkin bisa. Tetapi bagaimana dengan mengembangkan dan mengasah skill copywriting saat situasi buntu ?

Kalau dibiarkan terus, skill yang telah dimiliki menjadi tumpul dan bisa jadi tidak terpakai lagi.

Pada kesempatan ini Anda akan diberikan banyak tips yang berguna untuk mengembangkan dan mengasah skill copywriting.

Copywriting seperti seni dan kerajinan apa pun itu, peningkatan akan terjadi jika melakukan hal ini :

  1. Belajar dari yang terbaik, bagaimana mereka melakukan sesuatu.
  2. Melatih Diri
  3. Mengembangkan Style dan kebiasan kerja Anda

Cara mengasah skill copywriting

  • Tulis dan percaya hal itu. Penulis tidaklah istimewa. Penulis bukan hanya dilahirkan tapi dipelajari. Anda menjadi seorang penulis dengan mengaku menjadi salah satunya.
  • Membaca. Anda perlu membaca setiap hari. Baca karya dari penulis yang paling Anda nikmati dan kagumi. Bacalah tentang seni menulis dan segala buku. Untuk menjadi copywriter yang besar, Anda harus memiliki skill untuk menyatukan berbagai genre.
  • Mengambil kursus. Temukan beberapa guru online atau di mana saja dan serap pelajaran dari mereka. Jadikan belajar hal-hal baru sebagai top priority Anda setiap hari.
  • Copy bahan. Bentuk latihan yang mengejutkan ini sering direkomendasikan. Carilah pekerjaan yang bisa membuat Anda menulis dan mulailah tuangkan semuanya dengan mengetik. Ini akan membantu Anda agar dapat berpikir tentang topik apa yang baik untuk ditulis, bahkan akan membantu Anda dalam mengembangkan style Anda sendiri.
  • Membuat jurnal. Jurnal tidak hanya memaksa Anda untuk menulis tetapi juga memberikan Anda ruang untuk menangkap ide-ide Anda.
  • Menulis. Para penulis itu menulis. Tidak peduli apakah Anda payah atau berpikir Anda tidak bisa. Yang perlu dilakukan adalah berlatih. Teruslah berlatih dan Anda tidak akan menjadi payah dalam jangka waktu yang panjang.

Memulai dan Mengorganisir

Memulai adalah bagian tersulit dari semuanya. Tidak terkecuali copywriting, semua ide akan membantu Anda untuk berjalan. Daya tarik adalah segalanya.

  • Deskripsikan pembaca Anda. Apakah Anda tahu dengan siapa Anda berbicara? Bisakah Anda menjelaskan secara rinci? Jika Anda tidak tahu secara persis, bagaimana Anda akan membantu mereka? Jawabannya sudah jelas, tidak bisa.
  • Mengembangkan proposisi nilai Anda. Bersiap untuk menjawab 2-3 pertanyaan ‘mengapa’ berturut-turut sehingga Anda dapat mengartikulasikan secara tepat bagaimana Anda dapat memberikan nilai yang mengubah hidup.
  • Buat list. Garis besar akan sangat membantu. Daftar poin yang Anda butuhkan untuk mencakup semua ide yang ingin Anda sampaikan dan order yang akan dilakukan.
  • Prioritaskan. Sekarang order semua pesan Anda dalam gaya piramida terbalik. Susun dan ikuti dengan rinci urutan kepentingan. Isi bagian bawah dengan informasi latar belakang. Jika Anda perlu meng-cut, Anda bisa melakukannya dari bawah ke atas.
  • Menulis di dalam kepala. Ide bisa muncul begitu saja saat Anda melakukan suatu hal, seperti waktu berjalan, berkendara, atau mandi. Simpan semua yang muncul di kepala Anda.
  • Menulis bagian yang mudah. Apa yang membuat Anda menjadi lambat? Headline? Atau lead? Lompati dulu bagian yang sulit. Lakukan pemanasan dengan mengerjakan bagian yang mudah terlebih dahulu.
  • Muntahkan! Paralis yang menuntut kesempurnaan akan muncul ketika Anda mencoba untuk mengedit satu kalimat pada suatu waktu. Biarkan draft pertama Anda tertulis secara kasaran dan terlihat payah. Muntahkan kata-kata pada sebuah halaman. Anda akan membersihkannya nanti.
  • Menulis untuk teman. Apakah Anda merasa kaku? Tidak perlu khawatir, Anda bisa sharing cerita Anda dengan teman baik.
  • Menyusun sesuai kebutuhan. Tokoh legenda copywriting Eugene Schwartz menulis, “copy itu tidak ditulis. Copy itu disusun.” Jadi temukan potongan-potongan penting pada page dan susun semuanya.

Headline

Fungsi utama headline yaitu menarik minat orang membaca baris berikutnya. Ini adalah hal terpenting yang akan Anda tulis dan merupakan bagian penting berikutnya dalam membantu Anda dalam mengasah skill copywriting Anda.

Headline harus kuat. Jika tidak, maka Anda harus berusaha membuatnya menjadi kuat karena hal tersebut merupakan satu-satuny acara agar baris berikutnya dibaca.

Di bagian headline mungkin akan menghabiskan waktu yang cukup lama karena keberhasilan Anda tergantung padanya. Teknik membuat Headline :

  • Mempelajari headline surat kabar atau cover majalah . Surat kabar, majalah cosmopolitan atau populer adalah harta karun yang berisi headline. Perhatikan bagaimana mereka tanpa malu-malu mengulang trik yang sama.
  • Identifikasi masalah. Beritahu pembaca apa masalah mereka. Buatlah ketakutan. Mereka yang menderita akan yakin untuk tetap membaca artikel Anda untuk mendapatkan solusi.
  • Gunakan angka ganjil. Angka pada headline akan menarik minat pembaca. Disarankan tidak lebih dari 9 poin.
  • Ambil posisi berlawanan. Orang cenderung melakukan hal yang berlawanan dari apa yang disarankan untuk mereka. Gunakan kata seperti jangan, tidak boleh, dilarang dll. Ketika Anda menerapkannya, coba pantau tindakan mereka selanjutnya.
  • Menyampaikan rasa memiliki. Ini adalah cara klasik untuk headline Anda. Tulis judul yang meyakinkan pembaca bahwa mereka telah berada ditempat yang tepat.
  • Menginspirasi. Menjanjikan kesuksesan yang akan didapat adalah taktik headline yang sangat kuat. Harus jujur bukan berbohong.
  • Membuat headline yang banyak. Cobalah semua ide yang sudah didapat. Berlatih membuat headline yang kuat akan memompa kinerja otak Anda. Buatlah daftar, kurangi, lalu perbaiki.

Lead

Lead adalah paragraph atau kalimat pertama. Di analogikan seperti penumpang yang memimpin penumpang lainnya agar mengikuti. Cara membuat lead :

  1. Mengawali dengan empati. Ajak pembaca Anda ke dalam cerita. Tunjukkan kepada pembaca Anda bahwa Anda bersama mereka dari awal mereka masuk. Buat pembaca menganggukkan kepala dan biarkan mesin dalam kepala mereka berpikir, “Ya, ini adalah tantangan yang sebenarnya dalam hidup saya. Saya bersama Anda.”
  2. Buat rasa penasaran. Anda bisa menciptakan rasa penasaran dengan pertanyaan atau cerita singkat. Anda mungkin membuat pernyataan berani. Buat sedikit ketegangan dengan memperkenalkan beberapa konflik dan petunjuk, kemudian berikan solusi ketika sudah waktunya tiba.
  3. Ciptakan janji. Ini adalah cara yang membuat Anda jujur, tetapi efektif, perkenalan. Sampaikan kepada para pembaca apa yang bisa didapat – sebagai pengantar janji.
  4. Perkuat masalah. Jika headline Anda memperkenalkan satu masalah, Anda mungkin bisa memperkuatnya pada di dalam lead secara spesifik atau dengan contoh.
  5. Gunakan quotes. Anda bisa mengatur stage secara cepat dengan quote yang relevan.
  6. Beri kejutan kepada pembaca. Tulis sesuatu yang berani, kontroversial, atau mengejutkan.
  7. Atur tone. Anda akan menciptakan antisipasi dengan memperjelas kemana arah Anda. Apakah potongan Anda akan menjadi masalah atau solusi? Narasi? Pendapat? Jadikan layout.
  8. Akhiri. Ketika Anda selesai dengan paragraph pertama, Anda akan menemukan paragraph berikutnya memiliki poin yang lebih baik daripada yang sebelumnya. Copywriter cenderung membuat potongan secara sengaja dari paragraph pertama ke kedua.
  9. Tulis lead Anda belakangan. Menulis lead bisa menjadi sangat menyebalkan. Lewati dulu. Tulis copyan terlebih dahulu baru kembali lagi ke lead. Hal ini akan memperjelas di mana Anda harus memulai.

Content

Fokus pada engagement dan seni persuasi umum untuk berbagai macam copy marketing yang Anda tulis.

  1. Jelas. Sebuah kata atau frase akan mendorong pembaca ke halaman Anda. Jadi Anda harus menggunakan kata yang jelas dan mudah dimengerti.
  2. Fokus kepada pembaca. Pembaca bukanlah sekedar untuk siapa Anda menuliskan content, tetapi mereka adalah yang Anda tulis. Tetaplah fokus pada pembaca.
  3. Menjawab pertanyaan. Sederhananya, tuliskan hal relevan yang membuat perbedaan untuk pembaca Anda. Anda harus menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka.
  4. Mengatasi keberatan. Saat Anda menempatkan diri ke dalam pikiran pembaca, dengarkan kalimat seperti “Ya, tapi…” Persuasi akan membantu Anda untuk mengatasi keberatan.
  5. Mengarahkan ketakutan. Anda akan menyadari di balik pertanyaan dan keberatan ada ketakutan tersendiri. Tenangkan mereka.
  6. 6.Fokus pada outcome. Kemana pun Anda membawa pembaca Anda, jagalah tujuan akhir dalam pikiran.
  7. Jangan berasumsi mereka tahu apa yang Anda ketahui. Jalan pikiran orang pasti berbeda, ketika menyampaikan sesuatu yang Anda sudah tahu, sampaikan juga kepada para pembaca. Dengan cara menjelaskan.
  8. Berikan alasan untuk merespon sekarang. Ini tentang konversi. Anda sangat jarang mengubah kepercayaan pembaca. Tantangan Anda adalah untuk membuat mereka percaya bahwa mereka harus bertindak sekarang.
  9. kemudahan dan kepraktisan. Pembaca Anda mencari jalan cepat dan mudah. Bimbing mereka ke arah itu.
  10. Masukkan cerita pribadi. Orang sangat suka membaca tentang kisah orang lain. Berikan karakter yang dapat terhubung dengan mereka.
    Tawarkan keekslusifan. Ketika Anda menawarkan sesuatu yang terbatas dan ekslusif, apa yang Anda tawarkan menjadi lebih diinginkan oleh pembaca.

Kesimpulan

  • Call to action. Beritahu pembaca Anda secara jelas dan spesifik apa yang harus dilakukan selanjutnya.
  • Berikan action value. Menegaskan kembali action value, rewardnya. Sebuah call to action yang umum seperti “submit” atau “klik” akan kalah jika dibandingkan ketika Anda memberi sebuah alasan.
  • Mengecilkan. Jika Anda meminta hal yang kecil, Anda akan mendapatkan lebih banyak. Cobalah untuk membuat apa yang diajukan terasa kecil, sehingga orang dengan senang hati melakukan action.
  • Menggunakan price anchoring. Alasan mengapa Anda sering melihat harga paket yang small/medium/large adalah cara itu sangat efektif dalam menjual.
  • Mengusulkan solusi yang populer. Ketika menu menyediakan “barang-barang yang paling populer,” orang memilihnya.
  • Menghilangkan risiko. Setiap kali Anda dapat menghilangkan risiko, lakukan. Tidak bisa menghilangkannya? Cobalah untuk menguranginya.
  • Ketika Anda membuat titik, berhentilah. Tidak ada yang lebih lanjut.
  • Akhiri dengan semangat. Anda pasti memiliki keinginan agar pembaca datang kembali. Letakkan beberapa pemikiran Anda ke dalam frase. Tulislah dengan penuh semangat.