Pengertian Zat Aditif dan Adiktif Beserta Jenis dan Efek Sampingnya Lengkap

Pengertian Zat Aditif dan Adiktif Beserta Jenis dan Efek Sampingnya Lengkap- Zat Aditif dan Adiktif memang dua istilah yang sangat sering kita dengar, Banyak di luar sana yang salah meng ansumsikan kedua zat tersebut, Oleh karna ini berikut ini orangbejo.com telah merangkum dari berbagai sumber tentang penjelasan kedua zat tersebut.

Gambar Pewarna makanan


Pengertian Zat Aditif

Aditif makanan atau bahan tambahan makanan adalah bahan yang ditambahkan dengan sengaja ke dalam makanan dalam jumlah kecil, dengan tujuan untuk memperbaiki penampakan, cita rasa, tekstur, flavor dan memperpanjang daya simpan. Selain itu dapat meningkatkan nilai gizi seperti protein, mineral dan vitamin.Penggunaan aditif makanan telah digunakan sejak zaman dahulu. Bahan aditif makanan ada dua, yaitu bahan aditif makanan alami dan buatan atau sintetis. 

Jenis-Jenis Zat Aditif

Bahan aditif makanan dapat digolongkan menjadi beberapa kelompok tertentu tergantung kegunaanya, di antaranya:

  • Penguat rasa
Monosodium Glutamat (MSG) sering digunakan sebagai penguat rasa makanan buatan dan juga untuk melezatkan makanan. Adapun penguat rasa alami di antaranya adalah bunga cengkeh, pala, merica, cabai, laos, kunyit, ketumbar. Contoh penguat rasa buatan adalah monosodium glutamat/vetsin, asam cuka, benzaldehida, amil asetat.
  • Pemanis
Zat pemanis buatan biasanya digunakan untuk membantu mempertajam rasa manis. Beberapa jenis pemanis buatan yang digunakan adalah sakarin, siklamat, dulsin, sorbitol dan aspartam.Pemanis buatan ini juga dapat menurunkan risiko diabetes, namun siklamat merupakan zat yang bersifat karsinogen.

  • Pengawet
Bahan pengawet  adalah zat kimia yang dapat menghambat kerusakan pada makanan, karena serangan bakteri, ragi, cendawan. Reaksi-reaksi kimia yang sering harus dikendalikan adalah reaksi oksidasi, pencoklatan (browning) dan reaksi enzimatis lainnya. Pengawetan makanan sangat menguntungkan produsen karena dapat menyimpan kelebihan bahan makanan yang ada dan dapat digunakan kembali saat musim paceklik tiba. Contoh bahan pengawet adalah natrium benzoat, natrium nitrat, asam sitrat, dan asam sorbat.

  • Pewarna
Warna dapat memperbaiki dan memberikan daya tarik pada makanan. Penggunaan pewarna dalam bahan makanan dimulai pada akhir tahun 1800, yaitu pewarna tambahan berasal dari alam seperti kunyit, daun pandan, angkak, daun suji, coklat, wortel, dan karamel.Zat warna sintetik ditemukan oleh William Henry Perkins tahun 1856, zat pewarna ini lebih stabil dan tersedia dari berbagai warna.

  • Pengental
Pengental yaitu bahan tambahan yang digunakan untuk menstabilkan, memekatkan atau mengentalkan makanan yang dicampurkan dengan air, sehingga membentuk kekentalan tertentu.Contoh pengental adalah pati, gelatin, dan gum (agar, alginat, karagenan). dan masih banyak lagi macam-macam zat aditif yang ada di sekitar kita.


Efek samping menggunakan Zat Aditif

Bahan aditif juga bisa membuat penyakit jika tidak digunakan sesuai dosis, apalagi bahan aditif buatan atau sintetis. Penyakit yang biasa timbul dalam jangka waktu lama setelah menggunakan suatu bahan aditif adalah kanker, kerusakan ginjal, dan lain-lain. Maka dari itu pemerintah mengatur penggunaan bahan aditif makanan secara ketat dan juga melarang penggunaan bahan aditif makanan tertentu jika dapat menimbulkan masalah kesehatan yang berbahaya. Pemerintah juga melakukan berbagai penelitian guna menemukan bahan aditif makanan yang aman dan murah. Dikutipdari : https://id.wikipedia.org/


Pengertian Zat Adiktif

Zat adiktif adalah obat serta bahan-bahan aktif yang apabila dikonsumsi oleh organisme hidup, maka dapat menyebabkan kerja biologi serta menimbulkan ketergantungan atau adiksi yang sulit dihentikan dan berefek ingin menggunakannya secara terus-menerus. Jika dihentikan dapat memberi efek lelah luar biasa atau rasa sakit luar biasa.

Contoh Zat Adiktif 

Tidak bisa pungkiri memang keberadaan zat ini sudah sangat luas di sekitar masyarakat, Banyak memang yang sudah mengetahui dampak-dampak negatif dari zat Adiktif ini, Namun bila sesorang sudah kecanduan menggunakannya sehingga dia akan sangat sulit untuk tidak menggunaknya lagi karna meamng zat ini menimbulkan ketergantungan atau adiksi yang sulit dihentikan, Berikut ini beberapa produk yang mengandung zat adiktif yang sering kita jumpai sehari-hari :
  • Narkotika
  • Kopi
  • Rokok
  • Minuman keras (Memabukkan) dll

Efek samping Zat Adiktif

Tentu banyak sekali efeksamping dari menggunakan zat ini, Yang paling sederhana adalah ketergantungan setelah itu dapat menyebabkan beberapa penyakit kronis, Over dosis bahkan Kematian oleh sebab itu Agama maupun Negara sangat tidak menganjurkan untuk mengkonsumsi produk yang mengandung zat adiktif.


Demikian artikel tentang Pengertian Zat Aditif dan Adiktif Beserta Jenis dan Efek Sampingnya Lengkap, Semoga Bermanfaat bagi semua para pembaca orangbejo.com, Terima kasih :)

Baca juga Artikel lainya :


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian Zat Aditif dan Adiktif Beserta Jenis dan Efek Sampingnya Lengkap"

Post a Comment