10 Pengertian Otonomi Daerah Menurut Para Ahli

10 Pengertian Otonomi Daerah Menurut Para Ahli- Mendengar kata Otonomi daerah tentu terlintas di benak kita mengenai kemandirian suatu daerah untuk mengatur daerahnya untuk kesejahteraan derahnya sendiri, Namun kita tentunya tidak boleh menerka-nerka mengenai pengertian sebenarnya, Berikut orangbejo.com telah merangkum beberapa pengertian mengenai Ototomi daerah untuk anda semua.


Pengertian Otonomi Daerah 


Otonomi daerah adalah suatu hak, wewenang ataupun kewajiban suatu daerah untuk dapat mengatur sendiri urusan pemerintahanya dan mengurus kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-udnagan yang mengatur tentang otonomi suatu daerah.

Otonomi  sendiri berasal dari bahasa yunani yaitu autos dan namos, Autos adalah sendiri sedangkan namos berarti aturan atau undang-undang, sehingga secara keseluruhan dapat diartikan sebagai kewenangan untuk mengatur sendiri atau kewenangan untuk membuat aturan guna mengurus rumah tangga sendiri. Sedangkan daerah adalah kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas-batas wilayah. Namun ternyata ada definisi lain mengenai pengertian otonomi daerah menurut beberapa para ahli. Berikut penjabaranya.

10 Pengertian Otonomi daerah Menurut Para Ahli

  1. F. Sugeng Istianto, mengatakan otonomi daerah sebagai hak dan wewenang untuk mengatur dan mengurus rumah tangga daerah.
  2. Syafruddin, mengartikan Otonomi Daerah ialah daerah yang memiliki kemampuan sendiri, yang bersifat pemerintahan sendiri yang diatur dan diurus oleh peraturan-peraturan sendiri
  3. Kansil, menyimpulkan  Pengertian Otonomi Daerah adalah hak, wewenang dan kewajiban daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  4. Widjaja, berpendapat Pengertian Otonomi Daerah adalah salah satu bentuk desentralisasi pemerintahan yang pada dasarnya ditujukan untuk memenuhi kepentingan bangsa secara menyeluruh, yaitu upaya yang lebih mendekatkan tujuan-tujuan penyelenggaraan pemerintahan untuk mewujudkan cita-cita masyarakat yang lebih adil dan makmur.
  5. Syarif Saleh, berpendapat bahwa otonomi daerah adalah hak mengatur dan memerintah daerah sendiri. Hak mana diperoleh dari pemerintah pusat.
  6. Mahwood, mengatakan Otonomi Daerah ialah hak dari masyarakat sipil untuk mendapatkan kesempatan dan perlakuan yang sama, baik dalam mengekspresikan dan memperjuangkan kepentingan mereka, serta ikut mengontrol penyelenggaraan pemerintahan daerah.
  7. Sunarsip, Pengertian Otonomi Daerah adalah kewenangan daerah untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
  8. Vincent Lemius berpendapat Otonomi daerah adalah kebebasan (kewenangan) untuk mengambil atau membuat suatu keputusan politik maupun administasi sesuai dengan peraturan perundang- undangan. Di dalam otonomi daerah terdapat kebebasan yang dimiliki oleh pemerintah daerah untuk menentukan apa yang menjadi kebutuhan daerah namun apa yang menjadi kebutuhan daerah tersebut senantiasa harus disesuaikan dengan kepentingan nasional sebagaimana yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.
  9.  Syarifuddin mengatakan  Otonomi daerah adalah kebebasan atau kemandirian tetapi bukan kemerdekaan melainkan kebebasan yang terbatas atau kemandirian itu terwujud pemberian kesempatan yang harus dapat dipertanggungjawabkan.
  10. Benyamin Hoesein mengatakan Otonomi daerah adalah pemerintahan oleh dan untuk rakyat di bagian wilayah nasional suatu Negara secara informal berada di luar pemerintah pusat.

Demikian artikel mengenai 10 Pengertian Otonomi Daerah Menurut Para Ahli, Semoga bermanfaat bagi pembaca orangbejo.com, Terima Kasih :)

Baca juga artikel lainya :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "10 Pengertian Otonomi Daerah Menurut Para Ahli"

Post a Comment